Imlek 2: Keliling Pecinan Setengah-setengah :D

3 Feb

Rumah Abu, Pinangsia

Setelah menelusuri dua vihara, yaitu Lamceng dan Budhi Dharma yang berlokasi di Jalan Perniagaan Timur, Jakarta Barat, saya berniat mengunjugi satu vihara lagi, yaitu Vihara Dharma Bhakti, yang saya ketahui sebagai vihara terbesar di Jakarta. Sayangnya, waktu sudah sangat terburu-buru sehingga kaki saya harus bergegas menuju tempat yang mudah ditempuh: Kota Tua.

Salah besar jika Anda hendak menghabiskan liburan imlek di sana. Tempat ini–Kota Tua–berubah sungguh. Tak berupa Kota Tua yang syahdu, namun pasar malam dadakan. Manusia tumpah ruah di sana. Hampir tak disisakannya tempat bagi saya melepas lelah selain sebuah kafe tenar nan mahal di salah satu sudut kompleks wisata ini, Cafe Batavia. Setelah mengistirahatkan penat dan lelah, perjalanan saya teruskan menuju Mangga Dua. Niatnya, saya berbelanja pakaian. Sesampai di sana, saya cuma mendapati kios-kios yang tutup. Setelah berkeliling tanpa tujuan jelas, saya mengambil langkah menuju Grand Indonesia.

Di perjalanan, mata dan jari-jari saya–terutama jempol, beradu dengan kecepatan mikrolet 39. Ini hasilnya.

Sinar Lestari d/h Cahaya Lestari

Rumah Abu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: