Imlek 4: Last Supper at My Pancake, GI

3 Feb

Imlek rasanya harus diakhiri di mal. Saya sering merasa jetlag di mal, terutama jika mal itu dipenuhi kalangan socialite, jetlag saya kambuh. Untuk Imlek kali ini, saya mengalah. Bukan saya ingin ke sana, tapi janji dengan seorang Jepang mbikin saya harus ke sana. Setelah janji saya terpenuhi, saya dan pacar saya bergegas menuju My Pancake, restoran pancake. Restoran itu terlihat sepi dari luar, namun pampangan tulisan diskon di luar restoran itu menyedot perhatian kami. Aha, itulah kami.

Kami dibuat kalap. Kami harus menghabiskan Rp200.000,00 agar mendapatkan diskon 50% dengan menggunakan kartu dari bank tertentu. Sounds stupid, isn’t it? Off course. But we will find out what happen then.

Pesanan pertama datang. Jus Mangga. Ya, saya tak terlalu suka manis, lagipula biasanya jus mangga dibuat dari mangga manalagi yang memang sudah manis, meskipun kulitnya masih berwarna hijau tua. Jadi, saya memesannya less sugar. Satu seruput saja, nyatanya jus mangga itu benar-benar bikin kepayang! Saya makin meleleh ketika pesanan kedua datang, Mango Pancake. “Ouch, mangga lagi!” pikir saya, setengah tak sadar kalau saya lagi gandrung dengan buah yang sudah lewat musimnya ini. Jangan tanya rasanya jika satu pancake habis dalam waktu 10 menit! Potongan buah mangganya pas, tak terlalu banyak memang. Saus mangganya juga kuat rasa. Andai saya memesan pancake ini dengan es krim strawberry atau coklat di atasnya, saya pasti menyesal. Untungnya, paduan es krim vanilla cocok!

Pacar saya yang kelaparan akut memesan Golden Steak with Mashed Potatoes. No words to say, steak ini lembut dan bumbunya meresap. Oh, steak saja rupanya masih menyisakan ruang di sekitar perut pacar saya. Dia pun memesan lagi Dori Dabu-dabu, si ikan. Rasa ikannya sih sama seperti ikan yang lain, dengan tambahan sambal dabu-dabu yang unik dan khas. Lahap betul dia menyantap si Dori dengan nasi.

Kalau perut kenyang, tentu hati senang. Kalau hati senang, masalah terbuang. Jetlag di akhir Imlek rupanya tak berlaku hari ini.

Jus Mangga, Rp29.000

Fresh Mango Pancake Double, Rp35rb

Teh, Rp12.000

Golden Steak, Rp68.000

Dori Dabu-dabu, Rp39.000

Total jendral, belanja kami adalah 231.372 termasuk pajak dan layanan. Kami menyodorkan kartu kredit bank yang diminta untuk mendapatkan diskon 50% seperti dalam promo. Nyatanya, ditolak. Alasannya, minimum spending Rp200.000 berlaku untuk makanan saja. Ah, betapa pintarnya!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: