Genderuwo

28 Sep

Ketika kuliah, saya pernah terlibat dalam sebuah proyek yang diadakan oleh Pusat Bahasa. Dalam proyek itu, Pusat Bahasa, katanya, akan membuat kamus digital. Saya juga kurang paham akan maksudnya. Intinya, di samping menerbitkan KBBI edisi kelima (yang kini telah terbit), mereka juga akan menyisipkan CD berupa pelafalan setiap lema di dalam kamus itu. Pengisi suaranya, ya saya dan kawan-kawan. Kami terpilih mengisi suara itu setelah dites dan diseleksi. Katanya juga, mereka memilih suara yang logat kedaerahannya tidak kentara, netral, begitu. Kami diminta melafalkan satu persatu kata dalam lema itu sesuai bagian yang telah ditentukan. Saya mendapat lema g dan h.

Ada kejadian menarik ketika itu. Kebetulan, pembimbing kami adalah seorang Jawa tulen (dari logatnya yang sangat kental, dia langsung dapat dikenali sebagai seorang Jawa) yang saya lupa namanya. Ketika saya melafalkan sebuah kata, dia meminta saya berhenti dan mengulanginya. Kata itu adalah gandarwa.

gan·dar·wa n makhluk halus (wujudnya spt manusia) yg konon berbulu agak tebal; hantu berbulu yg berwujud manusia

Pembimbing meminta saya melafalkannya menjadi /gen.de.ru.wo/. Karena tidak sesuai dengan isi KBBI, saya menolak. Tapi, dia terus berkata, “Itu salah. Itu seharusnya genderuwo.” Dan, dengan mengernyitkan dahi, saya tak bisa berpikir apa-apa. Apa wewenang dia untuk mengubah isi KBBI seketika itu juga? Saya tidak serta merta menuruti keinginan dia sehingga dia bertanya kepada rekannya yang lain. Iseng-iseng, saya buka lema genderuwo. Dan, hasilnya:

gen·de·ru·wo n hantu yg konon serupa manusia yg tinggi besar dan berbulu tebal

Keterkejutan saya bukan lagi pada pelafalan yang berbeda, tapi dari dua lema berbeda dengan makna serupa. Bukankah makna kedua kata yang tercantum di situ adalah serupa? Kenapa perlu dua kata untuk menyatakan makna yang sama? Kenapa pula KBBI tak menyertakan rujukan pada kedua kata itu jika memang kedua kata itu berasal dari satu makna? Lantas, siapakah gandarwa dan genderuwo? Apakah gandarwa berasal dari daerah X sementara genderuwo berasal dari daerah Y? Apakah penyusunan KBBI melibatkan Ki Joko Bodo untuk membedakan dua kata itu? Sekarang kita tengok definisi kedua makhluk di atas untuk menentukan apakah kedua makhluk di atas memang serupa, berbadan besar, menyerupai manusia, dan berbulu tebal.

Mengutip Wikipedia.com, kata gandarwa merujuk pada makhluk mitos dalam agama Hindu dan Buddha. Wujudnya memang manusia, tapi tidak berbulu tebal dan berbadan besar. Dibandingkan dengan makna genderuwo (masih dalam Wikipedia.com) yang seperti selalu kita bayangkan (mudah-mudahan bayangan kita sama, ya), gandarwa atau gandharva adalah makhluk baik pembawa pesan dari surga dan juga pemusik bagi pada dewa. Nah, genderuwo yang kita tahu selama ini, bersifat jahat, suka menakuti, dan sering menggoda perempuan untuk melakukan hubungan suami istri. Saya pernah menonton sebuah film yang didalamnya, seorang tokoh perempuan (istri) didatangi seorang pria (suami), padahal pria itu baru saja berpamitan untuk pergi selama beberapa lama. Suami yang baru datang itu adalah penyamaran genderuwo.

Pembedaan dua lema tersebut yang tidak mengandung perbedaan mendasar akan menimbulkan masalah besar di kemudian hari. Kecenderungan untuk mengabaikan begitu saja sehingga  kata-kata tersebut melekat di ‘kitab suci’ dengan makna serupa, menjadi bukti adanya sikap tak acuh dari para ahli yang menyusun KBBI dalam menelisik kembali dan memeriksa ulang hasil akhir sebelum KBBI dicetak/muncul di daring. Saya rasa di KBBI edisi selanjutnya perlu ada keterlibatan lebih banyak lagi pihak yang ahli untuk menyusun KBBI menjadi lebih baik dan berfaedah. Tak lupa, sikap tak acuh dan malas perlu dijauhkan.  Permintaan itu rasanya cukup bagi peneliti dan ahli yang terlibat dalam penyusunan KBBI untuk kembali mengkaji ulang isinya.

Semangat, guru!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: